Sabtu, 06 Februari 2021

Historic desa kumba masa silam yang Angker

Foto saat acara khenduri di Hulu krueng lhok gop 

Di pegunungan Desa kumba, Bandar dua, Uleegle, Pidie Jaya, Aceh, punya cara untuk menceritakan sejarahnya sendiri. 
Di balik keindahan hutan tropis yang kaya dengan kandungan mineral, lebih dari 8 tahun silam, kisah tentang gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersimpan rapi di dalamnya. 

Perbukitan terjal di hulu sungai Krueng Lhok gob, menjadi saksi bisu putra-putri Aceh yang ‘kecewa’ dan mengangkat senjata, membela tanah rencong yang lama terlindas tampa keadilan.. 

Di kawasan yang sama itulah, jejak bekas konflik masih dapat dilihat hingga kini. Hulu Sungai Krueng sekaligus bukit nan tinggi yang menjadi sumber mata airnya adalah buku sejarah terlengkap bagi mereka Prajurit Gam. 

Namun, meski harus berpeluh menuju kawasan itu, Aceh selalu menawarkan bayaran yang setara; kecantikan alam yang tiada duanya. Lihat, air sungai berwarna hijau pastel memantulkan wajah pegunungan di atasnya. Air sungai menjadi “ibu” yang menghidupi satwa air di dalamnya mulai dari ikan, hingga biawak. 

Dari hulu sungai krueng lhok gop ini pula, air mengalir hingga ke pelosok desa yang di antaranya desa kumba, desa coet keng atau yang lebih populer di kenal dengan gelar (bukit janda), dan desa paya pisang klat. Desa-desa tersebut dulunya termasuk dari salah satu desa yang terkesan angker sangat di pidie jaya. Desa yang Jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, dibumbui dipinggiran hutan belantara, tak salah jika Gam memilih desa tersebut jadi sarang mareka. 

Langit merah tanah Serambi Mekah, menjadi GAMbaran pertikaian di Nangroe Aceh Darussalam. Desing peluru, deru armada militer, serta isak tangis kematian, setiap hari terdengar bagai alunan nada menyayat hati setiap orang yang mendengarnya. 

Di saat Masyarakat selalu menjadi korban. Tapi mereka begitu tabah dan tidak pernah mengeluh. Meski kadang rumah mereka dibakar, anak mereka ditangkap, kemudian terbunuh, atau harus membayar pajak pada GAM… 
Mereka tergencet diantara GAM dan TNI. Pembakaran sekolah, darah dan mayat, adalah lukisan hidup, yang akan membuat orang mengelus dada, setiap kali melihatnya.  Tanah Aceh menjadi saksi, betapa mahal harga yang harus dibayar untuk menyelesaikan masalah. 

 Jika itu history silam, namun sekarang jauh berbeda, Perjanjian MoU telah membawa Aceh ke arah yang stabil, baik kehidupan sehari-hari dan ekonomi, serta tidak ada lagi perasaan was-was, jika hendak pergi ke sawah, ke kebun, melaut dan ke sekolah.

khususnya desa kumba, Jalan yang dulunya sebatas aspal kenangan di jaman masa Suharto, yang telah berlubang sana sini sekarang teraspal sudah, jelas terlihat perubahan suasana kemajuan desa tersebut.

Dayah Annur Alaziziyah desa Kumba 

Jauh hari sebelum lahirnya GAM, desa Kumba pada waktu itu masih merupakan sebuah Kampung kecil yang terletak disudut kota Uleegle, Bandar Dua. 
Sebelah timur membentang aliran sungai dari krueng lhok gop, yang tiap tahun airnya meluap, sasaran biasanya desa Alue ketapang, dan desa Babah krueng, sedang desa Kumba sendiri jauh dari banjir, karena tingginya daratan di bandingkan dengan desa-desa lainnya yang dekat dengan bibir krueng tersebut. 

Dari dalam terkesan desa ini di kelilingi oleh pesawahan dan hutan belantara yang cukup lebat, sebuah desa terpencil yang jauh dari keramaian dan terkesan angker, maklum pada waktu itu sekitar tahun tujuh puluhan, jalannyapun masih tanah bercampur bebatuan. 

Disaat penerangan belum ada, penerangan hanya dengan memanfaatkan Oncor/obor (ruas bambu kering yang diisi minyak dan disumbat dengan segumpal kain, untuk sumber nyala apinya), Oncor inilah yang digunakan sebagai satu-satunya alat penerangan dan hampir disetiap rumah menggunakan alat penerangan tradisional ini. 

Seiring dengan berjalannya waktu, desa ini juga ikut maju dan moderen, tak pelak, arus globalisasi dapat merobah segalanya, termasuk desa terpencil sekalipun, dengan pemasukan aliran listrik, oncor terpaksa pamitan, Nasib sama juga di alami bedug, yang dulunya dijadikan sarana yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan maupun politik. 

Di Aceh, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu sholat atau sembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar.

Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. 
Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh. Alat tradisional ini juga sudah langka terlihat, selepas adanya pengeras suara berupa miep dan sejenisnya. 

Mungkin masih banyak hal-hal lain yang telah tergantikan dibawa ombak global yang serba canggih, bahkan adat istiadat juga ikut punah tampa jejak, andai kita terlena dengan kemajuan jaman, sehingga lupa akan sesuatu yang telah lama turun temurun dari nenek moyang kita. Hanya sebagian dari mareka yang pandai melestarikan adat leluhur mareka dari kejamnya era 21 ini. 

Begitulah lembaran silam desa tersebut yang sekarang tentu jauh berbeda !!! 

Beralih ke masa kini, Menelusuri Gampong Kumba akan terasa seperti berada di sebuah desa hijau. Desa yang sekarang di nahkodai oleh geusyik (kepala desa)red  Sulaiman R ini terdiri dari 4 dusun, kumba jaya, dusun kuta trieng, meunasah papeun, dan dusun blang reuleue. 

Di Desa yang udaranya belum tercemar ini juga terdiri sebuah organisasi islam/pesantren ‘Annur Al aziziyah” , Yang di pimpin oleh sesosok yang berwibawa, peramah, serta sederhana dialah Walet  Muhammad nur, penuntun warga desa kumba ke jalan yang lebih ter arah.

Walet  Nur salah satu dari alumni dayah mudi mesra samalanga Aceh jeumpa, Saking fahamnya dalam bidang religi, tak sedikit warga yang di tempat lain meminang beliau supaya sudi tinggal/menetap di desanya, bahkan semua kebutuhan di sediakan oleh penanggung tempat, namun beliau lebih memilih menetap di tanah kelahiranya desa kumba, dengan tujuan agar regenerasi desa kumba lebih maju dalam bidang agama.

Sebuah mesjid dengan ornamen bergaya Turky yang berdiri kokoh di sana barang kali bisa menjadi landmark bagi gampong yang dihuni ±350 KK ini.


Mesjit Babul Mubarakah desa kumba pidie jaya masih dlm tahap pembangunan


Masa sebelum adanya mesjid yang mulanya hendak dinamai jabal nur yang bermakna “Cahaya pegunungan” ini, masyarakat kumba masa itu tergolong dalam kemukiman mesjid ‘BabusSalam’ uteun bayu, Saban jum’at mareka ke sana menunaikan kewajiban, ada pula sebagian warga yang lansung ke mesjid ‘Al Istiqamah’ Uleegle di kecamatan Bandar Dua, sembari berbelanja segala kebutuhan. 

Alhamdulillah dengan berdirinya mesjid ‘Babul Mubarakat’ di desa kumba, warga khususnya kaum Adam tak lagi repot jika hari jum’at menyapa. Dayah ‘Annur Al Aziziah’ berada dalam komplek mesjid ini pula, dimana saban malam, begitu pula harinya ramai insan yang menimba ilmu, jika harinya khusus anak TPA, malamya jatah bagi remaja, bagi kaum ayah-ayah kamis malam, itupun tergantung dusun, ada pula minggu malam atau selasa malam, sabtu malam agenda wirid (Tahlilan)red bersama di mesjid, Sedang jum’at pagi jatahnya kaum ibu-ibu.
Mesjit Al istiqamah uleegle bandar dua sebelum gempa 7 Desember 2016 time 5:03:36 WIB 

Warga desa kumba cuman sanggup mengucap sepatah kata, Alhamdulillah beserta Terimakasih atas kesediaan walet sebagai pimpinan Pesantren Annur Al Aziziah, yang Beliau beserta staf dewan guru, bahu membahu dengan tampa mengenal lelah siang malam menuangkan ilmunya demi generasi desa kumba kedepan jauh lebih baik. Moga umur dan rezkinya diberkahi Allah, demi tercapai cita-cita mulianya untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya desa kumba dalam bidang agama. amiin..!!!. 

Begitu pula hendaknya, moga Aceh kedepan lebih maju dalam segala bidang, supaya masyarakat lebih makmur sejahtra, Walaupun warga yang hidup di pelosok desa rata-rata di bawah garis kemiskinan, tiada jadi problem bagi mareka, asalkan Aceh damai, tentram, itulah salah satu diantara sekian banyak harapan penghuni desa-desa tersebut.

Amalkan !! Insyaallah lepas dari azab kubur

Surat Al Mulk diambil dari kata "Al Mulk" yang artinya kerajaan atau kekuasaan. Surat Al Mulk juga disebut dengan surat "At-Taba-rak"  yang artinya Maha Suci. 

Surat Al-Mulk adalah surah yang ke-67 dalam urutannya di Al-Qur'an yang terdiri dari 30 ayat, dan termasuk dalam golongan surat Makkiyyah.
Surat Al Mulk diturunkan setelah surat At-Tur. 

 Surat Al Mulk memiliki keistimewaan atau fadhilah, keistimewaan yang dimiliki surat Al Mulk berbeda dengan surat-surat Al-Qur'an lainnya. 
Salah satunya surat Al Mulk bisa menjadi penolong atau penghalang dari siksa kubur bagi orang yang sering membacanya.

Berikut beberapa keistimewaan dan keutamaan surat Al Mulk bagi orang yang senantiasa membacanya! 

1. Menyelamatkan dari siksa kubur  

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian dan akan berpindah dari alam dunia ke alam kubur. Selain siksa api neraka yang begitu panas, manusia juga akan mendapatkan siksa kubur untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatanya selama ia hidup di dunia. 

Salah satu yang bisa memberikan pertolongan siksa kubur adalah amal yang ia lakukan seperti membaca Al-Qur'an. 
Surat Al Mulk menjadi salah satu dari beberapa surat yang bisa menyelamatakan dari siksa kubur, 
sebagaimana sabda Nabi SAW artinya" "Barang siapa membaca "Tabarakal-lazi bi yadihil -mulk" setiap malam, maka Allah Ta'ala akan menyelamatkannya dari siksa kubur" ( HR. An Nasa'i). 

 2. Allah akan menetapkan 30 kebaikan, 30 ampunan kejelekan dan ditinggikan 30 derajat 

Setiap manusia pasti menginginkan ampunan dari Allah SWT dan kebaikan bahkan pada saat kita sedang istirahat. Ampunan dan kebaikan akan kita dapatkan apabila kita rutin membaca surat Al Mulk sebelum tidur. Bahkan selain ampunan dan kebaikan Allah akan menaikkan derajatnya masing-masing 30 kebaikan, 30 ampunan.

3. Mampu memberikan syafaat pada hari kiamat Selain mampu menyelamatkan dari siksa kubur, memberikan ampunan, dan menetapkan kebaikan dan menghilangkan kejelekan bagi pembacanya. 

Surat Al Mulk juga dalat memberikan syafaat pada hari kiamat dan mengelurakan pembacanya dari neraka kemudia dimasukkan ke surga. 

 Sebagaimana hadist dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda yang artinya" "Bahwasannya satu surat dari kitab Allah yang isinya 30 ayat, dapat memberikan syafaat pada seseorang pada hari kiamat, mengeluarkannya dari neraka dan memasukannya ke surga yaitu surat "Tabarak".  (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dan Beliau menghasankannya. Juga dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’) 

 4.Mendapatkan syafaat dan diampuni dosanya 

Salah satu keistimewaan surat Al-Mulk yang akan diperoleh bagi pembacaanya adalah syafaat yang diartikan sebagai "suatu pertolongan". Kelak umat Islam akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW atas izin Allah. 

 5. Nabi sangat senang jika surat ini berada di hati orang mukmin 

Selain melalui shalawat, Nabi Muhammad SAW juga sangat senang jika surat Al Mulk sering dibaca dan diamalkan isinya sehingga mampu memberikan ketentraman hati bagi pembacanya. 

Itulah 5 keutamaan surat Al Mulk. Mari kita secara rutin membaca serta mengamalkan isi kandungannya agar kita mendapatakan ampunan Allah, dan syafaat dari surat Al Mulk yang kita baca. INSYAALLAH !!..

Rabu, 03 Februari 2021

Wow Khabib Nurmagomedov Akhirnya Kalah

London: Jaguh legenda UFC, Khabib Nurmagomedov tidak tewas dalam 29 aksi karier profesionalnya dan The Eagle bersara secara rasmi daripada MMA selepas menewaskan Justin Gaethje di UFC 254.

Rekod kemenangan Khabib satu pencapaian mengagumkan dengan kebanyakan peminat MMA menganggap dia yang terbaik dalam generasinya.

Tetapi pada peringkat amatur, bintang Russia itu gagal mempertahankan rekod tanpa kalahnya apabila pada 2003, Khabib yang berusia 17 tahun tewas di tangan Magomed Ibragimov dalam acara akhir Sambo.

Khabib mula bergiat dengan judo pada usia 15 tahun selain turut mendalami seni Sambo bersama bapanya, Abdulmanap Nurmagomedov yang meninggal dunia tahun lalu.

Pada peringkat awal, bakat Khabib jeIas terserlah dan dianggap bintang masa depan tetapi dia menentang pencabar sebenar ibarat buku bertemu ruas pada 2003 apabila lawannya Ibragimov dinobatkan sebagai pemenang.

Pertarungan dua jaguh muda itu berlangsung sengit dan pada satu ketika kedua-dua mereka saling berbalas tumbukan.

Selepas Ibragimov akhirnya dinobatkan pemenang, Khabib melutut ke lantai sambil menangis di atas kekalahan pertamanya itu.

Pencabarnya itu yang kemudian meraih gangsa Sukan Olimpik 2016 dan Sukan Asia 2018 dalam karier gemilangnya mempamerkan semangat kesukanan yang tinggi apabila terus memeluk dan menenangkan Khabib.

Tetapi itulah kekalahan pertama dan terakhir Khabib yang menjadi pembakar semangat untuknya terus mendominasi UFC sehingga persaraannya.

Sumber hmetro.com.my/.

Historic desa kumba masa silam yang Angker

Foto saat acara khenduri di Hulu krueng lhok gop   Di pegunungan Desa kumba, Bandar dua, Uleegle, Pidie Jaya, Aceh, punya cara untuk mencer...